-SSDM
POLRI- Peraih medali emas pada Olimpiade Siswa Nasional Hari
Kemerdekaan 2022, Muhamad Rashya Arrafi Resdianto, mengikuti seleksi
Akademi Kepolisian (Akpol) 2024. Rashya meraih medali emas dua tahun
silam di bidang Pelajaran Biologi.
Hal itu disampaikan Rashya
saat mengikuti Tes Pemeriksaan Penampilan (Rikpil) seleksi Akpol tingkat
pusat. Awalnya Rashya diperiksa oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya
Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dan Kepala Biro
Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang
perihal prestasi yang pernah diraih.
“Siap, medali emas Olimpiade
Siswa Nasional Hari Kemerdekaan dalam Pelajaran Biologi Tahun 2022,”
jawab Rashya dengan lantang di tempat Rikpil, Gedung Serbaguna Akpol,
Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
Irjen Dedi lalu bertanya kepada
Rashya soal capaian nilainya selama mengikuti serangkaian tes seleksi
tingkat pusat. Untuk diketahui tahap seleksi mulai dari pemeriksaan
administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan
psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan
anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.
“Nilai psikologi 77, TPA 71 dan Bahasa Inggris 72,” jawab Rashya kepada Irjen Dedi dan Brigjen Danang.
Usai
mengikuti tes Rikpil, Rashya menyampaikan ini adalah kali pertamanya
ikut seleksi taruna Akpol. Rashya mengaku sekitar dua tahun
mempersiapkan diri untuk mengikuti proses seleksi.
“Saat ini saya
mendaftar yang pertama kalinya. Awalnya saya sempet gugup untuk sebelum
masuk ruangan (Rikpil), cuma saat di ruangan jauh lebih lega dan lebih
tenang. Saya yakin tahun ini saya masuk untuk menjadi taruna Akpol,”
jelas Rashya usai menjalani tes Rikpil di halaman Gedung Serbaguna
Akpol.
“Saya mempersiapkan diri mulai dari kelas 11 SMA, saya
sudah mengikuti kursus jasmani dan juga kursus akademik. Saya
mempersiapkan diri karena sadar untuk menjadi taruna Akpol ada beberapa
tes, tidak hanya akademik tapi juga jasmani, psikotes dan mental,” ujar
Rashya.
Dalam tahap Rikpil, calon taruna dinilai ekspresi atau
raut wajah, postur tubuh, suara, cara bicara, sikap gerak, dan cara
berjalan. Mereka juga diberi kesempatan untuk menunjukkan prestasi,
bakat dan kemampuan.
Tes Rikpil ini dipimpin langsung oleh
Wakapolri Komjen Agus Andrianto. Komjen Agus dan sejumlah pejabat utama
Polri juga berkeliling aula dan mendatangi satu persatu catar untuk
melakukan pemeriksaan dan penilaian.
Tampak Irwasum Polri Komjen
Ahmad Dofiri, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Wakalemdiklat
Polri Irjen Eko Budi Sampurno, hingga Gubernur Akpol Irjen Krisno
Halomoan Siregar ikut memeriksa penampilan para catar. Tes Rikpil yang
dipimpin Wakapolri ini bertujuan untuk melihat kesesuaian penilaian
tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia.
Tercatat
490 calon taruna dan taruni mengikuti tes Rikpil ini selama dua hari,
yakni hari ini dan besok (26/7). Panitia rekrutmen tingkat pusat taruna
Akpol, yakni Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, membagi 490 catar ke
dalam 10 kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari sekitar
50 orang.
Panitia seleksi tingkat pusat Akpol akan menutup proses
seleksi taruna Akpol dengan menggelar sidang kelulusan pada Senin, 29
Juli 2024.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar