NGAWI
- Polres Ngawi Polda Jatim yang dipimpin Kapolres Ngawi AKBP Dwi
Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H berhasil mengungkap kasus
pencurian dan mengamankan 14 (empat belas) unit sepeda motor.
Dan, sepeda motor yang berhasil diungkap itu dikembalikan ke pemiliknya yang sah.
Para
korbanpun mengucapkan terima kasih, karena telah berhasil meringkus
pelaku yang telah mencuri kendaraan bermotor roda dua. Rasa syukur dan
ucapan terimakasih disampaikan oleh para korban pencurian, dimana motor
miliknya yang hilang kini ditemukan dan dikembalikan.
Para
pemilik sepeda motor yang sah, berada di rumahnya saat dihubungi oleh
Kanit Pidum Satreskrim Polres Ngawi Ipda Harli Prabowo yang menangani
kasus pencurian ini, merasa kaget dan mengucap syukur dengan berbagai
ekspresi.
Seperti disampaikan Tini (64) warga Ds. Dinden Kec.
Kwadungan, pemilik sepeda motor, yang mengaku bersyukur dan terimakasih
kepada Polres Ngawi, lantaran motornya Honda Beat warna merah dengan
Nopol AE 2271 KU, saat diparkir di pinggir jalan hilang dicuri ketika
dirinya bekerja di sawah, kini telah kembali.
"Alhamdulillah.
Suwun pak polisi..., suwun. Gak ngiro iso mbalik maneh motorku. Gak rugi
lapor polisi. (Terima kasih pak polisi. Tidak sangka, motor saya bisa
kembali lagi). Tidak rugi lapor polisi," kata Tini dengan wajah
berbinar, pada Sabtu (1/2/2025)
Lain lagi, reaksi Darman (58)
warga Dsn. Pojok Kec. Kwadungan, yang mengaku kini dapat bernafas lega
lantaran motornya Honda Supra X 125 warna hitam dengan Nopol AE 6698 KO,
sudah kembali ke tangannya, setelah setahun hilang.
"Terimakasih
Polres Ngawi, sudah mencarikan sepeda motor saya untuk kebutuhan kerja
di sawah. Sudah setahun hilang. Alhamdulillah. Tidak percuma lapor
polisi, pasti dibantu," ucapnya dengan raut wajah bahagia.
Korban
lain bernama Sarkun (66) warga Ds. Dempel Kec. Geneng yang kehilangan
Yamaha Mio warna merah, Nopol AE 3035 KL , juga mengaku senang dan
mengucapkan terima kasih kepada Polres Ngawi atas ditemukan dan
dikembalikan motornya yang hilang.
Ia mengaku saat sedang bekerja di sawah dan saat akan kembali, motornya sudah tidak ada, akhirnya lapor ke polisi.
"Kulo
parkir teng pinggir sawah, pas kulo ajeng wangsul, motor kulo mpun
mboten wonten. Nggih kulo lapor polisi. (Saat di parkir di pinggir sawah
dan ketika akan pulang motor sudah tidak ada, akhirnya ya Saya lapor
polisi)," kata Sarkun dengan bahasa Jawa.
Para korban pencurian
yang lain, sudah dihubungi Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi untuk
kroscek terkait sepeda motornya yang hilang dan diberitahu untuk
mengurus pengambilan di Polres Ngawi.
Sementara itu, Kapolres
Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi R, menjelaskan bahwa sepeda motor dikembalikan
kepada pemiliknya yang sah dan terima kasih sudah lapor dan percaya
kepada polisi serta berpesan agar lebih berhati-hati lagi.
"Terimakasih
juga sudah lapor dan percaya polisi, sehingga Tim Tiger kami bisa gerak
cepat. Kami sampaikan kepada semua korban dan masyarakat agar lebih
berhati-hati," tutur Kapolres Ngawi didampingi Kasat Reskrim AKP Joshua
Peter Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., ketika bertemu para korban di
depan Media Center Polres Ngawi.
Ia mengimbau kepada masyarakat
untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap barang-barang berharganya,
untuk sepeda motor jangan lupa kunci dicabut bila parkir di suatu
tempat, bila perlu memberi pengaman ganda pada kendaraannya dan bila
terjadi sesuatu, silakan lapor ke polisi.
(Hmsresngw-d*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar