Pondok
Cabe, 1 Desember 2025 — Polri pada Senin pagi menggelar Apel Pergeseran
Pasukan dan Pengiriman Bantuan Logistik sebagai langkah lanjutan
penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan
berlangsung di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dan dipimpin langsung oleh
Wakapolri dengan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan
pesawat pengangkut logistik.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen
Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini menjadi momentum
penting memastikan seluruh dukungan operasional bergerak cepat dan
terkoordinasi. “Kegiatan hari ini masih merupakan rangkaian penanganan
bencana alam di beberapa daerah dengan dukungan Mabes Polri, baik berupa
perlengkapan, peralatan maupun personel,” ujarnya saat doorstop.
Ia
menjelaskan bahwa sejak pukul 06.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat
telah mengikuti rangkaian apel sebelum menyaksikan keberangkatan pesawat
jenis CN dan Fokker. Apel ini juga menjadi tindak lanjut arahan Kapolri
pada rapat evaluasi malam sebelumnya. “Logistik yang telah
didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara sebagaimana
dibahas dalam Anev tadi malam telah dilaksanakan melalui langkah-langkah
konkret,” tegasnya.
Pada apel pagi ini juga dipastikan kesiapan
gelombang lanjutan personel SAR, medis, serta pasukan pendukung
kemanusiaan lainnya. Pesawat CN295 diberangkatkan pukul 06.30 WIB
membawa kebutuhan mendesak seperti perlengkapan SAR, makanan, tenda,
genset, panel surya, peralatan bayi, serta berbagai logistik
kemanusiaan. Sementara pesawat Fokker Mk 27 dan Mk 50 diarahkan untuk
pengiriman bantuan ke Sumatera Utara.
Brigjen Trunoyudo
menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk
kesiapan nyata Polri. “Sejak bulan lalu, Polri telah menyiapkan 155 ribu
personel dan kelengkapannya dalam pra-bencana. Saat ini memasuki masa
pascabencana yang membutuhkan tindakan cepat,” jelasnya.
Ia
menegaskan bahwa seluruh kekuatan polda sekitar juga telah bergerak
mendukung, mulai dari Polda Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa Timur dan
Banten, dengan bantuan yang didistribusikan baik melalui udara maupun
darat.
Di akhir keterangannya, Trunoyudo kembali mengajak semua
pihak untuk mendoakan para korban. “Kita masih berduka… Semoga para
almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan
keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar