Aceh
— Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana terus
diwujudkan melalui berbagai kegiatan kemanusian, diantaranya Bakti
Kesehatan dan Pengobatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II, yang
dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Aceh, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan
ini menyasar masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bener
Meriah, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, dengan fokus pada pemeriksaan
kesehatan, pemberian obat-obatan, vitamin, serta edukasi kesehatan.
Di
Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, bakti
kesehatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini
dilaksanakan oleh layanan Kedokteran dan Kesehatan Polres Bener Meriah,
didukung Tim Kesehatan BKO Puddokkes Polri, Polda Jawa Timur serta
dokter mitra Polres Bener Meriah.
Sebanyak 51 warga mendapatkan
layanan medis, dengan keluhan dominan berupa dermatitis, ISPA,
faringitis, cephalgia, myalgia, hipertensi hingga gangguan makan akibat
kondisi pascabencana.
Salah satu dokter di lapangan, dr. Yeremia Dwi
Purnomo dari RS Bhayangkara Batu Malang, menjelaskan bahwa kondisi
lingkungan pascabencana sangat memengaruhi kesehatan warga.
“Sebagian
besar keluhan dipicu oleh lingkungan lembap, kelelahan, dan stres
pascabencana. Kehadiran layanan kesehatan Polri ini diharapkan dapat
mencegah penyakit berkembang lebih serius dan membantu pemulihan warga
secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, di Desa Alue Ie
Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Klinik Pratama Polres
Aceh Utara bersama Tim BKO Polda Jawa Timur melaksanakan bakti kesehatan
kepada 186 warga terdampak banjir. Jenis penyakit yang banyak ditemukan
antara lain dermatitis, ISPA, hipertensi, cephalgia, hingga diabetes
melitus.
Ipda dr. Nuno Febrian Probosutiksna, selaku dokter
penanggung jawab tim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud
nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kami tidak hanya
memberikan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan agar masyarakat
dapat menjaga kondisi tubuhnya di tengah keterbatasan pascabencana,”
jelasnya.
Pelayanan serupa juga dilakukan di Posko Kesehatan Aceh
Tamiang, dengan melibatkan Tim BKO Polda Metro Jaya. Sebanyak 26 warga
menerima pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin, dengan keluhan
terbanyak berupa ISPA, hipertensi, diare, dan penyakit kulit.
Salah
seorang warga penerima manfaat di Aceh Tamiang, Nurhayati (48), mengaku
sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan Polri.
“Kami sangat bersyukur. Alhamdulillah ada dokter dan polisi yang datang langsung,” tuturnya haru.
Melalui
kegiatan Bakti Kesehatan Ops Aman Nusa II ini, Polri menegaskan
komitmennya tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga
sebagai mitra kemanusiaan yang hadir merawat, menguatkan, dan memulihkan
harapan masyarakat di tengah bencana.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar