Jakarta
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberangkatkan 80 Bus Mudik
Gratis Polri Presisi dari Lapangan Polda Metro Jaya, pada Rabu (18/3)
pagi.
Kapolri menjelaskan untuk program mudik gratis tahun ini,
Polri menyiapkan 80 bus dengan dua daerah tujuan utama yakni Jawa Tengah
dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia menyebut total ada 4.009 masyarakat
yang menggunakan program mudik gratis tersebut untuk pulang ke kampung
halaman saat lebaran.
"Untuk pemberangkatan kali ini ada 80 bus
dan jumlah penumpangnya ada 4.009 masyarakat yang melaksanakan mudik.
Adapun pendaftarannya sendiri kita mulai dari tiga hari yang lalu di
samsat di masing-masing Polres dan alhamdulillah dalam waktu tiga hari
terkumpul 4.009 orang," ujarnya kepada wartawan.
Kapolri
menegaskan seluruh armada bus yang membawa pemudik itu telah melewati
uji kelaikan (ramp check) sebelum digunakan. Tak hanya itu, ia
memastikan seluruh pengemudi bus juga dalam kondisi prima dan tidak
dalam pengaruh obat-obatan atau minuman keras.
"Sebelum kita
berangkatkan, tentunya kita melakukan SOP untuk memastikan agar
perjalanan utamanya pengemudi dalam kondisi sehat," tuturnya.
"Jadi
kita melakukan pengecekan mulai dari tes urin, kemudian tes alkohol,
dan juga tes terkait dengan masalah penggunaan obat-obatan yang mungkin
bisa membahayakan," imbuhnya.
Sigit mengatakan program Mudik
Gratis Polri Presisi ini juga sebagai wujud kehadiran negara untuk
memastikan masyarakat bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan
bahagia. Sesuai tagline tahun ini, 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Dalam
kesempatan yang sama, Kapolri menyampaikan bahwa total kendaraan yang
telah keluar dari Jakarta mencapai 1,2 juta kendaraan. Khusus untuk
jalur tol, ia menyebut telah terjadi peningkatan hingga 2,83 persen
dibanding periode Lebaran 2025.
Meski begitu, Sigit mengatakan
tingkat kecelakaan pada periode mudik Lebaran kali ini jauh menurun
hingga 40,91 persen atau sebanyak 682 kasus dari tahun lalu.
"Alhamdulillah
mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya
rangkaian mudik dan rangkaian balik," jelasnya.
Karenanya,
Kapolri berpesan kepada seluruh pemudik agar tidak memaksakan diri dan
tetap mendahulukan keselamatan ketimbang kecepatan sampai di lokasi
tujuan.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri
jika lelah dan bisa memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang
disediakan di sepanjang jalur mudik.
"Ada Pos Pengamanan, Pos
Pelayanan dan Pos Terpadu sehingga masyarakat yang ingin beristirahat
disitu. Sudah disiapkan fasilitas untuk istirahat untuk pengecekan
kesehatan, termasuk juga kalau seandainya ingin makan apakah buka atau
sahur, ataupun juga mengisi BBM," tutupnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar