Bali
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya
untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama arus
balik Lebaran.
Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk.
"Kami
minta untuk semua anggota betul-betul mempersiapkan diri menghadapi
apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah
penyeberangan," kata Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus
balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa
(24/3/2026).
Menurut Sigit, mitigasi cuaca memudahkan untuk
melakukan rekayasa dan pengaturan untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan.
"Rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih
baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cuaca
esktre," imbuhnya.
Disisi lain, Sigit juga menginstruksikan
seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat
selama periode arus balik Lebaran 2026.
Dia menyebut puncak arus
balik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini.
Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah
pemudik hingga Jumat (27/3) besok, seiring penerapan kebijakan Work From
Anywhere.
"Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk
tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa
mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini,"
jelasnya.
Secara khusus, Kapolri menyebut di sejumlah
daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan
Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.
Karenanya,
ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di
lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan
arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga
penyeberangan laut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar