MALANG
– Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) terus meningkatkan upaya
pencegahan bullying dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah melalui
program 'Polres Malang Presisi'.
Kasihumas Polres Malang, AKP
Bambang Subinajar mengatakan, program Polres Malang Presisi ini salah
satunya berfokus pada pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada generasi
muda, khususnya pelajar dan mahasiswa.
"Materi yang disampaikan
menitikberatkan pada pengenalan bentuk-bentuk bullying, dampak yang
ditimbulkan, serta cara mencegah perundungan sejak dini di lingkungan
sekolah," kata AKP Bambang, Kamis (29/1/26).
Kasi Humas Polres
Malang mengatakan, Polres Malang dan jajarannya terus meningkatkan
kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai langkah preventif untuk
mencegah bullying sejak dini.
"Pendekatan edukatif bisa efektif
dalam membangun kesadaran siswa terkait dampak negatif bullying, baik
secara psikologis maupun sosial," ujar AKP Bambang.
Polres Malang
Polda Jatim berharap kehadiran Polisi di lingkungan sekolah diharapkan
mampu menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan siswa.
Sementara itu,
Kapolres Malang, AKBP M.Taat Resdianto mengatakan para pelajar perlu
dibekali pemahaman agar berani menolak perundungan dan saling menghargai
sesama.
AKBP Taat menegaskan melalui program Polres Malang
Presisi ini, pihaknya ingin menanamkan nilai empati, disiplin, dan
saling menghormati sejak dini dengan dimulai dari lingkungan sekolah.
"Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” jelas AKBP Taat.
Mantan
Kapolres Tulungagung itu menambahkan, Polres Malang Polda Jatim akan
terus menggencarkan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan menyasar
berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kabupaten Malang.
“Pencegahan
bullying tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi antara
sekolah, orang tua, dan kepolisian agar anak-anak terlindungi dari
perilaku perundungan,” pungkasnya. (*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar