SURABAYA
- Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur melalui Polsek
Kenjeran menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan pertanian
kepada Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur, Kelurahan Tambak Wedi,
Kecamatan Kenjeran Surabaya, Selasa (9/4/2026).
Kapolsek
Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H yang memimpin penyerahan
bantuan didampingi Kanit Intelkam AKP Dwi Raharjo, Kanit Binmas Ipda
Toni, personel Bhabinkamtibmas, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL)
Kota Surabaya.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu
Suroto mengatakan, langkah ini sebagai wujud komitmen Polri dalam
mendukung program Asta Cita Presiden RI guna mewujudkan swasembada
pangan nasional dan kemandirian bangsa agar terbebas dari ketergantungan
impor.
"Pemberian pupuk, bibit, dan obat ini merupakan upaya
konkret kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menyukseskan
program ketahanan pangan nasional," ujar Iptu Suroto.
Bantuan
yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Poktan Nandur Makmur
meliputi komoditas strategis dan obat-obatan esensial, antara lain bibit
tanaman 3 bungkus bibit jagung manis, 2 kg bibit kangkung, dan 1 kg
bibit bayam, 1 botol perangsang buah dan insektisida.
Sebagaimana
diketahui, lahan seluas 1 hektar milik Pemerintah Kota (Pemkot)
Surabaya ini dimanfaatkan secara optimal oleh Polres Pelabuhan
Tanjungperak sebagai pusat ketahanan pangan lokal.
Menariknya,
lahan ini juga menerapkan sistem tumpang sari dengan menanam berbagai
komoditas hortikultura di sela-sela tanaman jagung, seperti lombok,
terong
pisang, ketela pohon, rosella uwi ungu, bayam dan kangkung.
Iptu Suroto menambahkan bahwa sistem tanam bibit jagung di lahan ini dilakukan secara bergantian (berkala).
Strategi
ini diterapkan demi menjaga stabilitas pasokan saat panen, sehingga
memudahkan para petani saat mendistribusikan hasil panen kepada konsumen
maupun langsung ke pihak Bulog Jatim.
"Para petani dan penggerak
ketahanan pangan Polsek Kenjeran terus berkoordinasi secara intensif
dengan PPL Pertanian Kota Surabaya guna mendapatkan pendampingan teknis
agar hasil panen yang didapat benar-benar maksimal," pungkas Iptu
Suroto.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar