Ngawi
– Sebagai implementasi arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol.
Sih Harno, S.H., M.H., terkait optimalisasi peran Polri dalam mendukung
program ketahanan pangan nasional, Polres Ngawi di bawah kepemimpinan
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., terus
mendorong jajaran Bhabinkamtibmas dan personel di wilayah untuk aktif
mendampingi masyarakat petani melalui program Bhatarling (Bhayangkara
Tani Peduli Lingkungan).
Salah satunya diwujudkan oleh personel
Polsek Pangkur yang melaksanakan kegiatan Bhatarling di area persawahan
Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung keberhasilan program
Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan
sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam kegiatan
tersebut, petugas memberikan edukasi kepada para petani agar menerapkan
pola pertanian ramah lingkungan dengan memanfaatkan metode budidaya yang
aman, efektif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu
menjaga kesuburan lahan, meningkatkan hasil panen, serta mendukung
terciptanya ketahanan pangan yang kuat di Kabupaten Ngawi sebagai salah
satu lumbung pangan Jawa Timur.
Selain itu, petugas juga
menyampaikan sosialisasi dan imbauan terkait larangan penggunaan jebakan
tikus beraliran listrik di area persawahan. Penggunaan jebakan listrik
dinilai sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, baik
bagi petani, warga sekitar maupun hewan ternak yang melintas di area
persawahan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K.,
M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Bhatarling merupakan bentuk nyata
dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor
pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.
"Polres Ngawi
akan terus berperan aktif mendukung program ketahanan pangan melalui
pendampingan kepada petani. Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan
pertanian yang ramah," ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama, Kamis
(11/6/2026)
Polres Ngawi mengajak masyarakat untuk menerapkan
pertanian yang ramah lingkungan dan menghindari penggunaan jebakan tikus
beraliran listrik yang dapat membahayakan keselamatan. Dengan sinergi
yang baik, ketahanan pangan nasional di Kabupaten Ngawi dapat terwujud
secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan Bhatarling, Polres Ngawi
berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat
petani dalam menjaga produktivitas pertanian, menciptakan lingkungan
yang aman, serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan
nasional demi kesejahteraan masyarakat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar